Posts filed under ‘B. Issues’

Weekly Cycle of Phd Student Productivity

phd050399s.gifSource: PhDComics

Advertisements

March 18, 2008 at 5:01 pm Leave a comment

Microsoft Guilty in Europe

EU Antitrust Commission has just fined Microsoft 899 million Euro on 27 February 2008.

The commission announced that “Microsoft failed to comply with its obligation under the 2004 Decision for nearly three years after its application for interim measures was rejected by the President of the Court of First Instance on 22 December 2004. During this period Microsoft was able to continue to reap the benefits of its illegal refusal to disclose interoperability information to the detriment of innovation and consumers”.

As a note, this is the first time in 50 years of EU competition policy that the Commission has had to fine for failure to comply with an antitrust decision as Competition Commissioner Neelie Kroes said to BBC.

For further readings:
News from BBC can be read here.
Press release of the decision can be found here.
FAQ for the decision is here.

February 28, 2008 at 1:19 am Leave a comment

Mengapa Meneliti Indonesia?

Indonesia adalah laboratorium ilmu sosial yang kaya dan unik. Kata-kata ini pernah diungkapkan seseorang kepada saya beberapa tahun yang lalu. Kaya dalam arti banyak kemungkinan topik-topik riset yang menarik. Unik dalam arti tidak ada duanya dibandingkan negara lain di dunia ini. Kerumitan masalah dan perubahan sistem ekonomi-politik secara drastis adalah alasannya. Sebut saja beberapa kejadian dramatis dalam sejarah ekonomi-politik Indonesia adalah krisis minyak awal tahun 80-an, kemudian deregulasi besar-besaran untuk mendorong ekspor non-migas tahun 1983-1986, liberalisasi sektor finansial dan perbankan sejak pertengahan 1983 dan tahun 1988 deregulasi perbankan, dan krisis ekonomi tahun 1998 dibarengi pergantian rezim dan program otonomi daerah secara big-bang. Kejadian terakhir tahun 1998 adalah hal yang paling dramatis dalam sejarah ekonomi-politik di Indonesia. Sistem politik Indonesia berubah total dari sistem sentralistis menjadi negara yang sangat demokratis, bahkan melebihi Amerika Serikat sekalipun dimana satu orang bisa memilih presiden secara langsung, ove man one vote, di Amerika tidak.

Indonesia dengan segala keunikannya telah menginspirasi beberapa ekonom dunia dengan ide riset yang brilian. Paling tidak ada tiga artikel tentang Indonesia selama tahun 2000-an ini di jurnal American Economic Review. Satu paper membahas tentang pendidikan di Indonesia (Duflo, 2001). Paper ini membahas pengaruh pengeluaran belanja fisik SD Inpres terhadap produktivias dan upah. Paper kedua (Fisman, 2001) tantang value of political connections. Paper ini mengestimasi nilai relasi politik dilihat kedekatan suatu perusahaan terhadap Soeharto. Nilai ini diestimasi dengan melihat harga saham perusahaan-perusahaan tersebut ketika ada rumor Soeharto sakit selama periode 1995-97. Paper yang lain (Amiti & Konings, 2007) membahas pembuktian teori keunggulan komparatif, dimana penghapusan tarif akan mendorong produktivitas. Paper lain di Journal of Financial Economics yang merupakan terusan paper Fisman membahas bagaimana nilai relasi politik dengan Soeharto berkurang setelah Soeharto jatuh (Leuza and Geeb, 2006). (more…)

February 24, 2008 at 12:49 am 1 comment

Choice Games

Disini saya mem-post sebuah permainan bagaimana pilihan ditentukan. Trimakasih buat Chaikal yang sudah meng-upload-nya.

January 7, 2008 at 9:11 am Leave a comment

Faktor Non Ekonomi: Positivism vs Realism

Ada perdebatan yang cukup seru disini tentang dimana ekonom menempatkan “Faktor non Ekonomi” dalam analisisnya. Perdebatan diawali posting Muhamad Chatib Basri (MCB). Perdebatan ini sebetulnya bisa dikerucutkan sebagai perdebatan antara dua filososi ilmu (philosophy of science), antara positivism dan realism. Ilmu ekonomi yang menganut metode berpikir positivism dan ilmu sosial lain seperti: psikologi, antropologi, sosiologi, bahkan ilmu managemen menganut metode berpikir realism. Metode berpikir positivism memperoleh pengetahuan melalui logika penalaran. Metode berpikir ini sebenarnya dianut para ilmuwan fisika atau ilmu eksakta lainnya. Sebagai contoh sederhana: jika diketahui “A” maka “B” dan diketahui “B” maka “C”, maka dengan logika bisa diperoleh pengetahuan baru: jika “A” maka “C”. Metode berpikir positivism digunakan ilmu ekonomi dan berkembang pesat sejak era Marginalism dan dirumuskan dengan komprehensif oleh Samuelson.

Sementara itu, ilmu sosial lain menganut metode berpikir realism, dimana pengetahuan diperoleh melalui pengalaman-pengalaman dan bukti-bukti empiris. Sebagai contoh: kesimpulan atau pengetahuan baru “A” maka “C” seperti penalaran positivism diatas tidak selalu/harus terjadi. Jelasnya, jika A adalah jeruk, B adalah apel dan C adalah pisang, maka penalaran jika saya lebih suka jeruk daripada apel dan jika saya lebih suka apel daripada pisang, bagi seorang realism tidak selalu/harus menghasilkan kesimpulan saya akan lebih suka jeruk daripada pisang. Bagi seorang realism kesimpulannya tergantung fakta dilapangan, dan sangat mungkin bervariasi antar individu. Seperti kita ketahui, kesimpulan dengan penalaran positivism yaitu jeruk lebih disukai daripada pisang harus dipenuhi. Ini adalah asumsi dasar consistency dalam menurunkan utility function di teori ekonomi mikro. (more…)

January 4, 2008 at 9:59 am 4 comments

Catatan Penting atas Keputusan KPPU!

Setelah membaca putusan KPPU tentang kasus Temasek yang lengkap. Saya membuat catatan penting terhadap putusan ini. Pertama, pasal cross-ownership (pasal 27 UU. No 5/1999) ternyata tidak tepat digunakan untuk menghukum kepemilikan silang Temasek Holdings. Kedua, price leadership yang dituduhkan KPPU terhadap Telkomsel tidak memiliki argumen teoritis bahwa price leadership adalah suatu prilaku anti persaingan, juga tidak memiliki argumen hukum karena UU No 5/1999 tidak pernah menyebut tentang price leadership. (more…)

December 6, 2007 at 9:11 am 8 comments

KPPU Decision on Temasek Case

KPPU decision on Temasek case can be dowloaded here. You could also download here at the KPPU website, but the speed is very-very slow, which could be caused by high traffic.

December 5, 2007 at 4:36 pm Leave a comment

Older Posts


Categories

Blog Stats

  • 10,153 hits